Selasa, 03 Nov 2026 NewsBankBisnisKeuanganInvestasi
Breaking
Beranda › Bisnis
Bisnis

Sapu Ijuk Ken Dedes Semboro Hidupkan Rantai Pasok dari Bondowoso hingga Lumajang, Kini Dibantu KUR BNI Rp200 Juta

✍️ Laila Amalia 🕒 17 Sep 2026 👁️ 1x dibaca
Sapu Ijuk Ken Dedes Semboro Hidupkan Rantai Pasok dari Bondowoso hingga Lumajang, Kini Dibantu KUR BNI Rp200 Juta
Sapu Ijuk Ken Dedes Semboro Hidupkan Rantai Pasok dari Bondowoso hingga Lumajang, Kini Dibantu KUR BNI Rp200 Juta Foto: Istimewa

NasabahPintar.com - Usaha sapu ijuk bermerek Ken Dedes milik Karyati di Desa Semboro, Kabupaten Jember, tidak hanya menghidupi keluarganya dan lima pekerja, tetapi juga memutar ekonomi pemasok dan pedagang di sejumlah daerah. Untuk memperkuat kapasitas dan mengembangkan lokasi usaha yang dijalankan bersama suaminya, BNI Kantor Cabang Jember menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp200 juta.

Rantai Pasok dari Tiga Daerah

Bahan baku dan komponen produksi antara lain diperoleh dari pemasok di Bondowoso, Lumajang, dan Puger, Jember. Aktivitas usaha ini menciptakan perputaran ekonomi bagi pemasok dan pedagang dalam rantai usaha sapu ijuk, di samping penghasilan bagi keluarga dan tenaga kerja.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menilai karakter usaha seperti ini menunjukkan potensi UMKM daerah yang bisa terus berkembang bila didukung pembiayaan dan akses pasar yang memadai.

“Usaha produktif di daerah memiliki rantai ekonomi yang cukup luas. Ketika kapasitas usahanya meningkat, manfaatnya juga dapat dirasakan oleh tenaga kerja, pemasok, hingga jaringan penjualan yang terlibat. Karena itu, kami berharap pembiayaan KUR dapat memberikan multiplier effect bagi ekonomi masyarakat,” katanya.

Produk dan Proses Produksi

Ken Dedes memproduksi sapu ijuk dan perlengkapan rumah tangga untuk berbagai segmen pelanggan: perkantoran dan instansi, pedagang keliling, serta masyarakat umum di Jember dan sekitarnya. Lima tenaga kerja terlibat dalam produksi harian, mulai dari pengolahan serabut ijuk, pemasangan gagang, pengepresan sesuai ukuran, hingga pengemasan. Usaha ini memiliki mesin pembuat sapu, gudang, dan sarana penyimpanan barang untuk menunjang produksi serta distribusi.

Komitmen BNI Jember

Okki menyebut dukungan BNI terhadap pelaku usaha produktif merupakan bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan UMKM dan memperkuat ekonomi daerah.

“BNI Jember terus berupaya hadir lebih dekat dengan pelaku usaha melalui pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas bisnisnya. Melalui KUR BNI, kami ingin membantu usaha-usaha produktif yang telah memiliki pasar dan prospek agar dapat terus berkembang secara sehat dan berkelanjutan,” ujar Okki.

BNI Jember mendorong agar KUR diarahkan ke usaha produktif yang berprospek dan berdampak ekonomi bagi lingkungan sekitar.

“Tidak hanya memperluas akses pembiayaan, BNI juga berkomitmen menjaga kualitas penyaluran KUR dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap prosedur. Hal ini dilakukan dengan memastikan KUR disalurkan kepada pelaku usaha yang memenuhi ketentuan dan dimanfaatkan sesuai tujuan pembiayaan,” tegas Okki.

Selain pembiayaan, BNI juga mendorong penguatan UMKM lewat pendampingan, digitalisasi, dan perluasan akses pasar sesuai kebutuhan tiap usaha. Penyaluran KUR kepada usaha lokal seperti Ken Dedes disebut sebagai dukungan bagi ekosistem usaha produktif di Kabupaten Jember. BNI berharap makin banyak pelaku UMKM di Jember mendapat pembiayaan yang sesuai, sehingga mampu meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, membuka lapangan kerja, dan tumbuh berkelanjutan.

LA
Laila AmaliaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update