Bank Mandiri Sediakan ATM Emas, Nasabah Bisa Ambil Tabungan Emas Fisik
NasabahPintar.com - Bank Mandiri menghadirkan kemudahan bagi nasabah untuk mengambil emas fisik hasil tabungan melalui jaringan ATM Emas maupun kantor cabang. Di wilayah Surabaya dan sekitarnya, layanan tersebut tersedia di Kantor Cabang Bank Mandiri Surabaya Tunjungan Plaza.
Selain melalui kantor cabang, nasabah juga dapat mengambil emas melalui 28 unit ATM Emas yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Proses pengambilan dilakukan melalui aplikasi Livin’ by Mandiri. Nasabah cukup memilih menu "Ambil Emas", menentukan lokasi pengambilan, memindai kode QR di mesin ATM, memilih pecahan emas, lalu memasukkan kode verifikasi. Setelah proses selesai, nasabah akan menerima logam mulia beserta struk transaksi.
Layanan tersebut menjadi bagian dari ekosistem investasi emas terintegrasi yang dikembangkan Bank Mandiri melalui Livin’ by Mandiri.
Investasi emas mulai 0,02 gram
Selain fasilitas pengambilan emas fisik, nasabah dapat memanfaatkan fitur Livin’ Tabungan Emas untuk melakukan transaksi jual-beli emas secara digital.
Investasi dapat dimulai dengan pembelian awal minimal 0,02 gram. Untuk pembelian berikutnya, nasabah bisa menambah kepemilikan mulai dari 0,005 gram. Sementara itu, penjualan emas tersedia mulai dari 0,01 gram secara real-time selama 24 jam.
Bank Mandiri juga menyediakan fasilitas Livin’ KSM Emas bagi masyarakat yang ingin membeli produk Antam Logam Mulia (Antam LM) maupun HRTA Gold melalui skema cicilan atau angsuran.
Area Head Bank Mandiri Surabaya Pemuda, Lucia Ike Purwandini, mengatakan integrasi layanan digital dan jaringan fisik dirancang untuk memudahkan masyarakat membangun kepemilikan aset secara bertahap sesuai kemampuan finansial.
“Bank Mandiri menghadirkan layanan emas yang memungkinkan masyarakat membangun kepemilikan aset secara bertahap, dengan pilihan transaksi yang fleksibel dan akses yang terintegrasi melalui Livin’ by Mandiri,” ujar Lucia Ike Purwandini,pada hari Jumat 30 Oktober 2026.
Bagian dari pengembangan bisnis bulion
Lucia menambahkan, pengembangan layanan tersebut merupakan bagian dari bisnis bulion Bank Mandiri setelah perseroan resmi memperoleh izin bank bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sebagai bank konvensional pertama di Indonesia yang memperoleh izin tersebut, Bank Mandiri menyatakan berkomitmen menghadirkan solusi keuangan untuk mendukung pengelolaan aset jangka panjang masyarakat.
“Melalui pengembangan bisnis bulion dan layanan digital yang terintegrasi, kami ingin memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat untuk mengelola keuangan dan membangun aset. Kami berharap layanan ini dapat menjadi alternatif bagi masyarakat dalam merencanakan keuangan masa depan,” pungkas Lucia.
Melalui layanan tabungan emas digital, pembelian bertahap, hingga pengambilan emas fisik, Bank Mandiri menawarkan sejumlah pilihan bagi nasabah untuk mengelola investasi emas melalui satu ekosistem layanan.
