Senin, 07 Sep 2026 NewsBankBisnisKeuanganInvestasi
Breaking
Beranda › Bisnis
Bisnis

Perkuat Perdagangan Bilateral, Indonesia-Irlandia Optimalkan Pemanfaatan IEU-CEPA

✍️ Admin 🕒 07 Sep 2026 👁️ 1x dibaca
Perkuat Perdagangan Bilateral, Indonesia-Irlandia
Perkuat Perdagangan Bilateral, Indonesia-Irlandia Foto: rri.co.id

Nasabahpintar.com - Pemerintah Indonesia dan Irlandia sepakat memperkuat sinergi perdagangan serta investasi bilateral melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) tentang Pengembangan Kerja Sama Ekonomi dan Bisnis.

 Kesepakatan awal yang dihasilkan dalam forum Strategic Dialogue on Strengthening Bilateral Trade and Investment Cooperation di Gedung Ali Wardhana, Jakarta, ini menjadi momentum penting untuk memacu percepatan pemanfaatan perjanjian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Melalui kerangka IEU-CEPA, kedua negara membidik perluasan jangkauan pasar yang tidak hanya terbatas pada sektor barang, tetapi juga mencakup sektor jasa dan investasi. Direktur Perundingan Bilateral Kementerian Perdagangan, Basaria Tiara Desika, menjelaskan bahwa keberadaan IEU-CEPA membuka ruang diversifikasi perdagangan yang jauh lebih luas bagi Indonesia dan Irlandia.

Guna memastikan implementasinya berjalan optimal, Direktur Kerja Sama Intrakawasan dan Antarkawasan Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri, Erma Rheindrayani Siswowaluyo, menekankan pentingnya mengurai berbagai kendala teknis maupun regulasi (bottleneck) yang selama ini menghambat arus ekonomi kedua negara.

Langkah strategis ini mendapat sambutan positif dari pihak Irlandia. Duta Besar Irlandia untuk Indonesia, Sharon Ann Lennon, menyatakan ketertarikannya untuk melihat kemitraan bilateral tersebut semakin efektif dalam mendorong pertumbuhan perdagangan dan investasi kedua belah pihak.

Sinergi ekonomi ini kian berbobot seiring dengan posisi Irlandia yang tengah memegang Presidensi Dewan Uni Eropa untuk periode 1 Juli hingga 31 Desember 2026. Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian, Edi Prio Pambudi, menegaskan bahwa rekam jejak kemitraan diplomasi yang telah terbangun sejak 1984 menjadi fondasi kuat untuk menaikkan level kerja sama ekonomi kedua negara ke tingkat yang lebih konkret dan strategis bagi sektor usaha.

A
AdminPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update