Jumat, 23 Okt 2026 NewsBankBisnisKeuanganInvestasi
Breaking
Beranda › Investasi
Investasi

Danantara Bidik Investasi US$15 Miliar untuk Indonesia Lewat New Asia Forum 2026

✍️ Laila Amalia 🕒 22 Oct 2026 👁️ 3x dibaca
Danantara Indonesia
Danantara Indonesia Foto: CNBC Indonesia/Faisal Rahman

NasabahPintar.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menargetkan Indonesia dapat menarik investasi hingga US$15 miliar atau sekitar Rp270 triliun melalui penyelenggaraan New Asia Forum (NAF) 2026. Forum tersebut menargetkan total investasi sebesar US$30 miliar ke kawasan New Asia dan dijadwalkan berlangsung pada 3–4 Desember 2026 di Bali.

Managing Director Global Relations & Communications BPI Danantara Pahala Nugraha Mansury mengatakan, Asia-Pasifik menyumbang hampir 60% terhadap pertumbuhan ekonomi global. Namun, alokasi modal internasional untuk investasi jangka panjang di kawasan tersebut dinilai masih belum optimal.

Karena itu, NAF 2026 dirancang untuk mempertemukan investor global dengan peluang investasi yang siap ditindaklanjuti, mendorong kemitraan konkret, serta memastikan realisasi investasi dapat dipantau secara terukur.

"Fokus kami adalah mendorong long-term capital untuk melihat bahwa sesungguhnya terdapat banyak sekali kesempatan untuk menempatkan investasi di negara-negara Asia, karena justru di sinilah pusat gravitasi untuk pertumbuhan berada. Dengan demikian, pertumbuhan dalam skala besar dapat benar-benar terwujud,," ungkap Pahala dalam Coffee Morning Danantara, di Jakarta, Kamis, (22/10/2026).

Danantara memperkirakan Indonesia berpotensi menarik sekitar 40%–50% dari total target investasi US$30 miliar tersebut. Dengan porsi itu, nilai investasi yang diharapkan masuk ke Indonesia mencapai sekitar US$12 miliar hingga US$15 miliar.

"Kita optimistis sebetulnya buat Indonesia pun bukan sesuatu hal yang impossible to achieve US$30 billion. Tapi kita berharap ya kalau lihat dari angka-angka pertumbuhan ya mungkin 40%-50% akan ke Indonesia-lah," tambahnya.

NAF 2026 akan berfokus pada delapan sektor investasi yang dinilai berperan penting dalam transformasi ekonomi kawasan.

Delapan sektor tersebut meliputi sumber daya strategis dan hilirisasi; energi dan ketenagalistrikan; mobilitas dan manufaktur mutakhir; infrastruktur digital dan kecerdasan buatan (AI); pangan dan agribisnis; perdagangan dan konektivitas; pariwisata dan ekonomi kreatif; serta pendidikan dan sumber daya manusia.

Melalui forum tersebut, Danantara berharap peluang investasi di kawasan Asia dapat diterjemahkan menjadi kemitraan bisnis dan proyek konkret, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu tujuan investasi jangka panjang di kawasan.

LA
Laila AmaliaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update